Semin (25/03) Pemerintah Kabupaten Gunungkidul melalui Badan Kesatuan Bangsa dan Politik menyelenggarakan kegiatan pendidikan politik masyarakat di Kecamatan Semin. Pada kesempatan tersebut dihadiri oleh Kepala Badan Kesbangpol yang diwakili oleh Kepala Bidang Politik dan Ormas, MH Arkham Mashudi, S.STP, Camat Semin, Drs. Witanto dengan menghadirkan narasumber dari KPU dan Bawaslu Kabupaten Gunungkidul.
Dalam sambutannya Camat Semin, Drs. Witanto menyampaikan, masyarakat di Kecamatan Semin diharapkan datang ke TPS pada 17 April 2019 dan menggunakan hak pilih dengan sebaik-baiknya serta menjaga kondisi lingkungan tetap kondusif, sehingga pesta demokrasi dapat berjalan lancar dan sukses.
Kepala Bidang Politik dan Ormas, MH Arkham Mashudi, S.STP menyampaikan perbedaan pandangan politik dan berbeda pilihan merupakan hal yang wajar dalam pemilu jangan sampai memecah persatuan dan kesatuan serta masyarakat diharapkan menggunakan hak pilih untuk menentukan siapa yang akan mengelola dan memimpin negara pada 5 (lima) tahun kedepan.
KPU Gunungkidul yang diwakili oleh PPK Kecamatan Semin memaparkan tentang tata cara pencoblosan pada surat suara, warna surat suara serta ketentuan sah dan tidak sah dalam pencoblosan surat suara. Dalam kesempatan tersebut juga disampaikan tentang spesimen dari 5 (lima) surat suara pada pemilu serentak Tahun 2019.
Komisioner Bawaslu, Tri Asmiyanto, memaparkan tentang larangan politik uang yang tercantum dalam UU No. 7 Tahun 2017 dan tujuan pengawasan partisipatif diantaranya: terlaksananya pemilu berintegritas, adil, berkualitas dan bermartabat dari aspek proses maupun hasil sebagai wujud kesadaran berdemokrasi; tingginya partisipasi publik dalam mengawal keberhasilan pelaksanaan pemilu sebagai perwujudan kesadaran dari pemilik kedaulatan tertinggi negara yakni rakyat; tujuan pemilu sebagai syariat dari demokrasi akan menghasilkan tatanan masyarakat yang adil dan sejahtera.
Dengan berlangsungnya kegiatan ini diharapkan dapat menambah pengetahuan dan informasi kepada masyarakat di Kecamatan Semin serta mendorong tingkat partisipasi masyarakat untuk menggunakan hak pilih dalam pemilu Tahun 2019.